Charger Ponsel Diseragamkan pada 2012

PARA produsen utama ponsel dunia sepakat melakukan standardisasi charger (alat pengisi ulang baterai). Mereka merencanakan, pada 2012 sebagian besar ponsel yang dipasarkan di dunia akan memiliki charger yang sama.

Standar yang disepakati adalah chargerUSB mini. Para produsen ponsel yang turut dalam kesepakatan ini,antara lain Nokia Corp,Samsung Electronics Co Ltd,LG Electronics Inc, Motorola Inc, dan Sony Ericsson Mobile Communications AB.Mereka adalah lima produsen ponsel terbesar dunia.

Bersama-sama mereka menjual hampir satu miliar unit ponsel pada 2008. Selama ini, masing-masing produsen ponsel menggunakan desain charger berbeda untuk masing-masing ponsel mereka. Sejumlah produsen ponsel bahkan menggunakan desain charger berbeda untuk beberapa jenis ponsel yang mereka produksi sendiri.

Organisasi produsen ponsel dan operator seluler global GSM Association (GSMA) menilai, penggunaan charger yang berbeda-beda itu menyumbangkan pencemaran lingkungan cukup signifikan. Sebab, ketika seorang pengguna ponsel membeli ponsel baru, maka dia harus membuang charger lama.

GSMA mengalkulasi, para pengguna ponsel di dunia saat ini membuang charger bekas rata-rata 51.000 ton per tahun.Di samping itu,produksi dan distribusi charger baru juga menyumbangkan polusi karbon dioksida,antara 13,6 juta ton hingga 21,8 juta ton per tahun. “Industri ponsel memiliki peran penting dalam menyelamatkan lingkungan dari kerusakan.

Program standardisasi charger ini adalah langkah penting yang bisa menghemat banyak sekali sumber daya, sekaligus meningkatkan kenyamanan para pengguna ponsel,” ujar Chief Executive Officer GSMA Rob Conway. Ucapan Conway ada benarnya. Dengan standardisasi ponsel, pengguna yang memiliki lebih dari satu ponsel cukup memiliki satu charger saja.

Dengan begitu, pengguna tersebut bisa menghemat ruang di tempat tinggalnya. Conway pun menceritakan pengalaman pribadinya. “Di rumah, laci saya penuh dengan charger, baik yang masih digunakan ataupun yang sudah tidak terpakai.Saya berharap laci saya tidak akan lagi penuh dengan charger setelah rencana standardisasi ini terwujud,”tutur Conway.

Kenyamanan yang dijanjikan standardisasi charger tidak hanya penghematan ruang. GSMA menambahkan, ketika penyeragaman charger sudah berjalan, maka pengguna ponsel tidak akan lagi harus membawa charger ketika bepergian. Sebab, dia bisa mengisi ulang baterai ponselnya dengan sejumlah charger lain yang ada di tempat tujuan,atau di perjalanan.

Pada saat ini, charger memang menjadi masalah pelik bagi sebagian orang yang sering bepergian. Seorang profesional umumnya menggunakan dua ponsel.Artinya, ketika bepergian dia harus membawa dua charger.

Jumlah charger yang harus dia bawa tentu bertambah banyak apabila dia juga membawa notebook,kamera digital, dan PMP (portable media player). Bisa-bisa dia harus membawa tas khusus untuk membawa sejumlah charger untuk alat-alat elektroniknya.

Iklan

4 Komentar

  1. Kalo gitu gak jadi dong kiamatnya.???
    He..he…he

  2. postingannya keren mas… bener2 membantu saya nich…
    klu g keberatan, ditunggu komentar baliknya…
    sebelumnya, makasih ya…..

  3. Sebuah terobosan baru yang cerdas

  4. That’s brilliant idea…………………….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s