Pertanyaan yang muncul berikutnya adalah apakah seseorang tidak boleh marah? Apakah amarah selalu berakibat buruk?
Jawabannya adalah seseorang boleh saja marah dan amarah tidak selalu harus berakibat buruk. Tetapi bagaimana caranya agar amarah tidak membuat kacau dan justru malah bermanfaat bagi seseorang? Ini yang perlu kita pelajari.
2 Mei 2009
Kategori: Psikologi . Yang berkaitan: rbermanfaat, Emosi, Marah, Psikologi . Penulis: Bambang Sriwijonarko . Komentar: 1 Komentar
Seiring berjalannya waktu, semakin lama perjalanan pernikahan, banyak pasangan tak menyadari pentingnya sentuhan. Kebosanan seksual bisa dibilang merupakan epidemik. Gejalanya antara lain: pasangan yang saling mencintai, jarang cekcok, ingin keadaan selalu baik-baik, dan kehidupan seks adalah kegiatan rutin. Pasangan seperti ini biasanya menghindari perubahan, tak ingin mencoba risiko, dan cenderung bermain “aman”.
2 Mei 2009
Kategori: Info Seks, Psikologi . Yang berkaitan: rBosan, rutinitas, Seks . Penulis: Bambang Sriwijonarko . Komentar: 1 Komentar
Ketika seseorang jatuh cinta atau ketagihan narkoba, bagian otak yang berperan sebagai pusat pengendali bahaya – fear alert system – amygdala, pusat berpikir kritis dan pengambil keputusan – anterior cingulated cortex seakan ‘dinonaktifkan’ ketika proses kimia otak dibanjiri oleh dopamine dan oxytocin.
22 Februari 2009
Kategori: Kesehatan, Psikologi, Wawasan . Yang berkaitan: rNarkoba, Selingkuh . Penulis: Bambang Sriwijonarko . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Sangat disayangkan sangat banyak dari kita semua yang tidak menyadari bahwa salah satu penyebab Impotensi ada dari merokok…..ini tidak disadari oleh mereka semua yang mengalami impotensi.
Janganlah seperti mereka, bila anda dapat menyadarinya segeralah berhenti merokok….
30 Januari 2009
Kategori: Kesehatan, Psikologi . Yang berkaitan: rBahaya Merokok, Penyebab Impotensi . Penulis: Bambang Sriwijonarko . Komentar: 1 Komentar
Sebuah studi berhasil mengungkap mengapa sebagian orang tidak menyukai perilaku menangis. Padahal banyak efek positif yang dapat dirasakan setelah menangis.
25 Desember 2008
Kategori: Info Berita, Psikologi, Wawasan . . Penulis: Bambang Sriwijonarko . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar